Daily Calendar

Kamis, 04 November 2010

Karangku Adalah Karangmu Juga


Indonesia merupakan daerah terumbu karang terluas yang ada di dunia yakni 14% terumbu karang yang ada di dunia, dapat kita jumpai di negara kita yang tercinta, Indonesia. Selain itu, Indonesia memiliki garis pantai terpanjang di dunia  yaitu ± 85.000 km2. Hal itulah yang membuat negara kita kaya akan hasil-hasil dari laut.
Namun, keadaan terumbu karang yang ada di Indonesia sekarang ini menjadi terbalik. Diperkirakan 70% terumbu karang yang ada di Indonesia berada dalam kondisitidak baik. Artinya, Cuma sekitar 30% karang di Indonesia dalam keadaan baik. Nah, apakah dengan keadaan seperti sekarang ini, kita hanya berdiam diri saja? Tentu tidak! Tapi malah menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara Indonesia yang baik.
Jika kita lihat dari faktor dari kerusakannya, terbagi menjadi dua, yaitu faktor karena alam dan faktor karena ulah tangan kita sendiri. Dari faktor alam, seperti gempa, tsunami, banjir, tentu kita akan sulit dalam mengatasinya malahan akn menjadi tidak mungkin. Namun, dari faktor yang kedua, yaitu faktor karena ulah tangan manusia sendiri, masih bisa kita tangani bersama asalkan adanya kemauan dari diri kita masing-masing. Banyak nelayan, yang membuang jangkar sembarangan tempat, menangkap ikan dengan bom, membuang sampah, dikarenakan karena ketidaktahuan mereka. Untuk itu, perlu diadakan pendekatan-pendekatan terhadap masyarakat yang belum mengetahui apa sih manfaat dari terumbu karang itu sendiri.
Karena, KARANGKU ITU ADALAH KARANGMU JUGA!!!!

Karang Itu,,,,,,,,,,,,,,,,,,,


Karang itu rumah
          Bagi ikan
Karang itu ladang bagi
          Nelayan dan pencuri
Karang itu tembok
          Bagi gelombang
Karang itu pagar
Bagi mangrove
Karang itu surga
          Bagi wisatawan
Karang itu penjara
          Bagi kepentingan
Karang itu sanksi bagi keserakahan
Lalu …. Kami tak berdaya
SELAMATKAN KAMI SEKARANG!!!

Karang Rusak, Tamatlah Riwayat Kita!!!!

Indonesia memiliki beraneka ragam kekayaan hayati. Salah satunya, TERUMBU KARANG. Kita pasti telah mendengar kata terumbu karang, ekosistem bawah laut yang biasanya disebut sebagai The Real Paradise Under Sea. Terumbu karang, seperti halnya manusia membutuhkan tempat hidup yang nyaman agar tetap lestari. Terumbu karang yang ada di Indonesia adalah 14 % dari terumbu karang dunia. Namun, kita sebagai warga negara Indonesia harus menerima kenyataan bahwa terumbu karang yang ada di Indonesia telah rusak 70 %, jumlah yang sangat memprihatinkan.
            Apa yang menjadi penyebabnya???? Ada baiknya kita sebagai warga negara yang baik, mengintropeksi diri, apakah tindakan yang biasa kita lakukan adalah hal-hal yang tidak merusak karang??? Buang sampah di laut, misalnya. Sadar atau tidak, sampah yang telah kira buang di laut menyebabkan terganggunya ekosistem laut. Ekosistem laut yang terganggu otomatis mengakibatkan ekosistem terumbu karang yang terdapat di laut rusak. Terumbu karang yang rusak akan berpengaruh pada hasil tangkapan nelayan.
            Sebenarnya, sadar atau tidak menjaga kelestarian terumbu karang itu tidak lain adalah  upaya untu menyelamatkan hidup kita. Selain menghasilkan ikan yang berlimpah juga akan menjadi sebuah obyek wisata yang tentunya dengan pengawasan dan pengendalian secara baik dan benar akan menghasilkan dampak yang sangat positif. Memang tak dipungkiri selain ulah manusia yang secara sembarangan mencemari ekosistem laut terdapat factor alam yang juga merusak ekosistem laut seperti gempa bumi, badai topis, serta adanya ledakan populasi biota pemangsa terumbu karang. Jika factor alam yang tidak mampu dikendalikan oleh manusia, setidaknya kita mampu mengontrol perilaku kita dalam upaya pelestarian terumbu. Karena, terumbu karang tidak hanya untuk hari ini, tetapi untuk hari depan, sebagai warisan pada anak dan cucu kita.
Terumbu karang bukan hanya milik saya, milik anda, tapi milik kita semua. Hidup karang hidup kita semua. Riwayat karang tamat???? Tamatlah juga riwayat kita!!!!! So,,,, mari bersama melestarikan karang.